Lompat ke isi utama
x

Lab. Analisis Pangan dan Hasil Pertanian

Profil Laboratorium

Deskripsi Laboratorium

 

Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian atau disingkat Lab APHP merupakan salah satu laboratorium yang berada di lingkungan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Lab APHP didirikan pada tanggal 2 Januari 2002 dan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor 9a/UN11.5/Tahun 2017 tanggal 11 Januari 2017.

Lab APHP melayani kebutuhan praktikum mahasiswa, penelitian dosen dan menerima analisis kualitas pangan dan hasil pertanian yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam perkembangannya, Lab APHP mulai banyak menerima layanan masyarakat dan perlu memisahkan unit pelayanan dari unit praktikum dan penelitian dosen. Untuk meningkatkan kualitas layanan, Lab APHP mulai melakukan standarisasi layanan melalui ISO 17025:2008.

Visi dan Misi

Lab APHP memiliki visi yaitu menjadi laboratorium referensi dalam analisis pangan dan hasil pertanian pada tahun 2030. Dalam mewujudkan visi tersebut, Lab APHP memiliki misi sebagai berikut:

  1. melayani pengujian kualitas pangan dan hasil pertanian,
  2. meningkatkan akurasi dan presisi kualitas pengujian,
  3. melakukan kerjasama dengan laboratorium berstandar di dalam dan luar negeri

Ruang Lingkup Kerja

Ruang lingkup kerja Lab APHP berupa pelayanan praktikum dan penelitian bagi mahasiswa
S1 dan S2 serta pelayanan analisis untuk peneliti diluar Jurusan THP dan luar Unsyiah.
Praktikum yang dilaksanakan pada Lab APHP adalah:

  1. Kimia fisika
  2. Kimia analitik
  3. Kimia organik
  4. Analisis hasil pertanian
  5. Satuan Operasi dan Pengolahan

Laboratorium APHP juga saat ini telah menawarkan beberapa analisis untuk berbagai sample
hasil pertanian, baik pangan maupun non pangan. Beberapa ruang lingkup tercakup pada uji
kimia dan Fisik bahan.

No.

Jenis Pengujian

Metode Uji

1

Kadar air

SNI 01-2891-1992 butir 5.1

2

Kadar air

SNI 01-2891-1992 butir 5.2

3

Abu total

SNI 01-2891-1992 butir 6.1

4

Abu sulfat

SNI 01-2891-1992 butir 6.2

5

Abu tak larut asam

SNI 01-2891-1992 butir 6.3

6

Protein kasar

SNI 01-2891-1992 butir 7.1

7

Lemak kasar

SNI 01-2891-1992 butir 8.1

8

Karbohidrat

SNI 01-2891-1992 butir 9

9

Serat kasar

SNI 01-2891-1992 butir 11

10

pH

SNI 01-2891-1992 butir 16

11

Bobot jenis

SNI 01-2891-1992 butir 17.1

Beberapa analisis menggunakan perlatan GC, LCMS dan spectrometry dapat digunakan
untuk lebih spesifik, misalnya GC dapat menganalisa, Profil asam lemak, LCMS menganalisa
zat cafein, asam askorbat dan beberapa antioksidan dapat menggunakan alat
Spectrofotometri. Foto fasilitas dan peralatan Lab APHP terlampir (E).

 

Struktur Organisasi

Lab. Analisis Pangan diketuai oleh Dr. Ir. Eti Indarti, M.Sc yang memiliki keahlian di bidang analisis biokimia. Laboran adalah sdr. Zulhiddin Akbar, S.Si. merupakan sarjana MIPA jurusan kimia dari Universitas Syiah Kuala dan sudah bekerja di lab ini sejak 2014. Sdr. Akbar memiliki sertifikat pelatihan Gas Chromatography, Liquid Chromatography Mass Spectroscopy dari PT Ditek Jaya dan manajemen laboratorium terakreditasi dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gajah Mada.Tenaga Administrasi adalah sdri. Riska, S.TP yang merupakan Sarjana THP dan telah bekerja di laboratorium sejak 2016

 

 

SOP Laboratorium

1. Mahasiswa Penelitian

  • Mahasiswa telah memenuhi syarat untuk melakukan penelitian
  • Mahasiswa mengajukan surat permohonan bekerja di lab (Form B) kepada ketua lab dengan tebusan kepada laboran untuk bekerja di laboratorium dengan memberikan informasi tertulis mengenai jenis analisa yang dilakukan, alat yang akan digunakan dan jumlah sample serta selang waktu bekerja di laboratorium
  • Mahasiswa membayar uang jaminan sebesar Rp. 100.000,-. Uang jaminan akan dikembalikan pada waktu mahasiswa meminta bebas laboratorium
  • Mahasiswa mengikuti training yang jadwalnya ditentukan oleh laboran lab untuk prosedur bekerja di lab, prosedur keamanan, peralatan analisis dasar dan ketrampilan pembuatan larutan kimia, serta peraturan-peraturan lab lainnya. Biaya training adalah sebesar Rp. 25.000,- dibayar kepada laboran. Mahasiswa menerima bukti telah mengikuti training
  • Mahasiswa menunjukkan Form B, bukti pembayaran uang jaminan dan sertifikat training kepada ketua/sekretaris laboratorium untuk mendapat izin bekerja di lab (form dari jurusan)
  • Mahasiswa bekerja di lab sesuai dengan aturan dan membayar biaya bahan kimia serta biaya penggunaan alat sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada laboran
  • Setelah selesai bekerja, mahasiswa membersihkan semua sample dan mengembalikan alat yang digunakan setelah dicek fungsinya oleh laboran
  • Mahasiswa menunjukkan bukti pembayaran penggunaan alat analisis, bahan kimia dan jika ada biaya penggantian peralatan yang rusak kepada ketua lab untuk mendapatkan surat bebas lab dan uang jaminan
  • Laboran dapat melarang mahasiswa untuk bekerja di lab jika mahasiswa melanggar hal-hal yang telah ditetapkan
  • Mahasiswa dapat meminta bantuan laboran untuk melakukan analisis dengan membayar sesuai tarif yang berlaku

2. Dosen

  • Dosen mengajukan permohonan kepada kepala lab untuk melakukan pengolahan dengan tebusan kepada laboran dengan memberikan informasi mengenai jenis bahan , alat yang akan dilakukan dan waktu bekerja di laboratorium
  • Dosen wajib bekerja di lab sesuai dengan aturan dan membayar biaya peralatan laboratorium sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  • Setelah selesai bekerja, dosen wajib membersihkan peralatan dan mengembalikan peralatan serta membayar biaya penggunaan alat sesuai dengan ketentuan kepada laboran
  • Penelitian dosen yang dikerjakan mahasiswa, dikenakan biaya sesuai dengan tarif dosen

3. Mahasiswa Luar

  • Mahasiswa dari fakultas lain di lingkungan Unsyiah dibolehkan bekerja di Lab Pengolahan Nabati dengan tarif sesuai aturan dan mengikuti SOP bagi mahasiswa penelitian
  • Mahasiswa universitas lain tidak diizinkan, bekerja di Lab Pengolahan Nabati. Kecuali ada kerjasama dan ketentuan khusus

 

Lainnya

No Inventaris
1 Soxhlet unit dan Kjeldahl unit
2 Freeze dryer
3 Brooke Shield Viscometer
4 Polarimeter
5 Refractometer
6 Freeze dryer
7 Instron texture analyser dan Melting point analyser
8 Aw-meter
9 Fruit hand-penetrometer
10 UV-Vis Spectrophotometer (Shimadzu UV-1700)
11 Gas Chromatography (Shimadzu GC 2010)
12 Liquid Chromatography Mass Spectroscopy (Shimadzu LCMS 8030)

 

No Sarana Pengujian /Jasa Analisa
1 Analisis proksimat (kadar air, lemak kasar, protein kasar, kadar abu dan karbohidrat)
2 Analisis kualitas lemak (bilangan peroksida, iod, asam dan penyabunan, ketengikan, dll)
3 Analisis profil asam lemak, asam amino, gula dan pati
4 Kapasitas antioksidan
5 Uji sifat fisik (daya tekan, daya tarik, elastisitas, tekstur, dll)
6 Viskositas
7 Bahan tambahan makanan
8 Residu pestisida
9 Senyawa metabolit sekunder dan senyawa aktif lainnya

 

Lampiran

Laboratorium APHP

 

Fasilitas Peralatan

 

Gas Chromatography

 

 

 

Liquid Chromatography Mass Spectrometry

 

Fume hood

 

Freeze Dryer

 

Incubator

 

Autograph

 

Polarimeter